Mengenal Pansos Atau Sebutan Dari Panjat Sosial


Hubungan persahabatan harus didasarkan pada perasaan yang tulus tanpa maksud atau tujuan tertentu. Namun, dalam persahabatan sejati, ada orang yang cenderung meningkatkan statusnya sendiri. Jika demikian, bukan rahasia lagi bahwa orang-orang tipe ini mendekati orang lain untuk menjalin hubungan dengan orang-orang yang lebih bergengsi. Orang-orang seperti ini dikenal sebagai pemanjat sosial atau pemanjat sosial, juga dikenal sebagai pembantu sosial.

Maka untuk menghindari sakitnya menjalin hubungan dengan orang yang tidak tulus, kenali ciri-ciri seorang social climber di bawah ini.

Arti panjat sosial atau pansos

Pansos atau social climber adalah istilah yang mengacu pada orang-orang yang menggunakan persahabatannya dengan orang lain untuk meningkatkan status sosialnya. Anda berteman dengan orang-orang yang menurut Anda mudah bergaul dan biasanya populer.

Fenomena seperti ini sebenarnya sudah banyak ditemukan di Indonesia, khususnya di dunia maya. Kebiasaan orang memamerkan barang atau istilah tertentu, seperti mengunggah konten untuk makan di restoran mewah, berlibur ke luar negeri, atau bergaul dengan orang yang berpenampilan glamor adalah beberapa contoh orang yang mencari bantuan sosial.

Apa yang membuat seseorang menjadi pansos?

Perilaku panjat sosial umumnya bermula dari kurangnya rasa percaya diri dan kecenderungan ekstrim untuk membandingkan diri sendiri dengan orang lain.

Sementara seorang pemanjat sosial mungkin terlihat menarik di luar dan santai, pada kenyataannya mereka sering merasa tidak aman dan memiliki harga diri yang rendah dibandingkan dengan orang lain.

Kenali ciri-ciri orang panjat sosial

Memang tidak semua social climber memiliki pola yang sama, namun biasanya mereka dapat dikenali dari ciri-cirinya. Mungkin Anda mengenal satu atau dua orang ini di komunitas Anda, atau mungkin Anda seorang pemanjat sosial tanpa menyadarinya? Jadi mari kita kenali ciri-ciri pemanjat sosial berikut ini:

  • Berteman karena status sosial

Seperti yang disebutkan sebelumnya, seorang pemanjat sosial biasanya akan berteman dengan orang lain hanya berdasarkan status sosial. Mereka memfilter teman berdasarkan apa yang digunakan, dilakukan, atau dimiliki orang tersebut.

Misalnya, orang tersebut menggunakan barang mewah, atau orang tersebut memiliki fungsi, harta benda, harta benda, fisik sehingga Anda atau dia akan mendekatinya untuk mendapatkan status sosial yang lebih tinggi.

  • Berteman dengan orang penting

Pendaki sosial umumnya tidak tahan berbicara tentang orang penting yang mereka kenal atau orang penting yang dikenal teman mereka. Selain itu, mereka juga mengetahui apakah Anda juga memiliki kenalan dengan orang penting lainnya yang bisa atau tidak bisa didekati.

  • Peduli dengan penampilan

Karakteristik lain dari pengklaim manfaat adalah bahwa mereka peduli dengan penampilan. Ya, mereka bisa berusaha keras untuk menampilkan diri mereka sebagai seseorang dengan status sosial yang tinggi.